Selamat Belajar !

Senin, 27 Agustus 2012

Menentukan Class dari sebuah Object

Jika kita ingin mengetahui class dari sebuah obyek dapat dilakukan dengan cara :

1. Method getClass() mengembalikan sebuah obyek Class (dimana Class itu
sendiri merupakan sebuah class) yang memilki sebuah method getName(). Selanjutnya
getName() akan mengembalikan sebuah string yang mewakili nama class.

Sebagai contoh,
String name = key.getClass().getName();

2. operator InstanceOf
instanceOf memiliki dua operand: obyek pada sebelah kiri dan nama class pada
sebelah kanan. Pernyataan inimengembalikan nilai true atau false tergantung pada
benar/salah obyek adalah sebuah instance dari penamaan class atau beberapa
subclass milik class tersebut.

Sebagai contoh,
boolean ex1 = "Texas" instanceof String; // true
Object pt = new Point(10, 10);
boolean ex2 = pt instanceof String; // false
Pengenalan

Casting Tipe data Primitif

Casting antara tipe primitif dapat mengijinkan Anda untuk mengkonversikan sebuah nilai
dari sebuah tipe data tertentu kepada tipe primitif yang lain. Hal ini biasanya terjadi
diantara tipe data angka.

Ada sebuah tipe data primitif yang tidak dapat kita casting, yaitu tipe data boolean.

Sebagai contoh dari typecasting adalah pada saat Anda menyimpan sebuah variabel dengan
tipe data integer kepada sebuah variabel dengan tipe data double. Sebagai contoh:
int numInt = 10;
double numDouble = numInt; //implicit cast

Pada contoh ini dapat kita lihat bahwa, walaupun variabel yang dituju (double) memiliki
ukuran yang lebih besar daripada nilai yang akan kita tempatkan didalamnya, data
tersebut secara implisit dapat kita casting ke tipe data double.

Contoh yang lain adalah apabila kita ingin untuk melakukan typecasting sebuah int ke char
atau sebaliknya. Sebuah karakter akan dapat digunakan sebagai nilai integer karena setiap
karakter memiliki sebuah nilai numerik yang merepresentasikan posisinya dalam satu set
karakter. Jika sebuah variable memiliki nilai 65, maka cast (char) i akan menghasilkan nilai
'A'. Kode numerik yang merepresentasikan huruf kapital A adalah 65, berdasarkan set
karakter ASCII, dan Java telah mengadopsi bagian ini untuk mendukung karakter.

char valChar = 'A';
int valInt = valChar;
System.out.print( valInt ); //casting explisit: keluaran 65

Ketika kita mengkonversi data yang bertipe besar ke tipe data yang lebih kecil, kita harus
menggunakan explicit cast. Explicit casts mengikuti bentuk sebagai berikut :

(dataType)value

dimana,
 dataType, adalah nama dari tipe data yang Anda konversi
value, adalah pernyataan yang dihasilkan pada nilai dari the source type.

Sebagai contoh,

double valDouble = 10.12;
int valInt = (int)valDouble; //men-convert valDouble ke tipe int

double x = 10.2;
int y = 2;

int result = (int)(x/y); //hasil typecast operasi ke int

Sumber : J.E.N.I.

Memanggil Method Static

Method Static adalah method yang dapat dipakai tanpa harus menginisialisasi suatu class
(maksudnya tanpa menggunakan variabel terlebih dahulu). Method static hanya dimiliki
oleh class dan tidak dapat digunakan oleh instance (atau objek) dari suatu class. Method
static dibedakan dari method yang dapat instance di dalam suatu class oleh kata kunci
static.

Untuk memanggil method static, ketik :

Classname.staticMethodName(params);

Contoh dari static method yang digunakan :

//mencetak data pada layar
System.out.println(“Hello world”);

//convert string menjadi integer
int i = Integer.parseInt(“10”);

String hexEquivalent = Integer.toHexString( 10 );

Pass-by-Value

Ketika pass-by-values terjadi, method membuat sebuah salinan dari nilai variable yang
dikirimkan ke method. Walaupun demikian, method tidak dapat secara langsung
memodifikasi nilai variabel pengirimnya meskipun parameter salinannya sudah dimodifikasi
nilainya di dalam method.

Contoh :









Sumber : J.E.N.I.






Memanggil Instance dan memberikan Variabel dari Method

Sekarang, untuk mengilustrasikan bagaimana memanggil method, mari kita menggunakan class
string sebagai contoh. Anda dapat menggunakan the dokumentasi dari Java API untuk melihat
semua method yang tersedia dalam class string. Selanjutnya, kita akan membuat method, kita
sendiri. Tapi untuk saat ini, mari terlebih dahulu kita gunakan method yang sudah disediakan oleh
Java.

Untuk memanggil sebuah instance method, kita dapat menuliskan :

nameOfObject.nameOfMethod( parameters );

mari kita mengambil dua contoh method yang ditemukan dalam class String.

Menggunakan method :

String str1 = "Hello";
char x = str2.charAt(0); //will return the
character H
//simpan pada variabel x
 
String str2 = "hello";

//return boolean
boolean result = str1.equalsIgnoreCase( str1 );
 
Sumber : J.E.N.I.



Apakah Method itu dan mengapa menggunakan Method ?

Pada contoh yang telah kita diskusikan sebelumnya, kita hanya memiliki satu method, dan itu
adalah method main(). Di dalam Java, kita dapat mendefinisikan banyak method yang akan
kita panggil dari method yang berbeda.

Sebuah method adalah bagian-bagian kode yang dapat dipanggil oleh program utama atau
dari method lainnya untuk menjalankan fungsi yang spesifik.

Berikut adalah karakteristik dari method :
1.dapat mengembalikan satu nilai atau tidak sama sekali
2.dapat diterima beberapa parameter yang dibutuhkan atau tidak ada parameter sama
sekali. Parameter bisa juga disebut sebagai argumen dari fungsi
3. setelah method telah selesai dieksekusi, dia akan kembali pada method yang
memanggilnya.

Sekarang mengapa kita butuh untuk membuat banyak method? Mengapa kita tidak menuliskan
semua kode pada sebuah method? Hal ini karena penyelesaian masalah yang sangat efektif adalah
memecah masalah-masalah tersebut menjadi beberapa bagian. Kita juga dapat melakukan hal ini di
Java dengan membuat method untuk mengatasi bagian tertentu dari masalah. Sebuah
permasalahan dapat dipecah-pecah menjadi beberapa bagian kecil. Hal ini sangat baik sekali untuk
membuat program yang sangat besar.

Sumber : J.E.N.I.

Variabel Class dan Variabel Method

Selain dari variabel instance, kita juga memungkinkan untuk mendefinisikan variabel dari
class, yang nantinya variabel ini dimiliki oleh class. Ini berarti variabel ini dapat memiliki nilai
yang sama untuk semua objek pada class yang sama. Mereka juga disebut static member
variables.